Alkisah hiduplah si Cruella De Vil yang serakah, egois, heartless, mau menang sendiri, suka mengintimasi, seakan-akan hidupnya dan keluarganyalah yang penting, paling penting didunia ini….
Si Cruella De Vil sangat “bully”, kemampuan menekan orang sangat luar biasa, ketika masuk kedalam ruangan tiba-tiba orang menjadi takut, stress, dingin hanya dengan penampakannya… aura negatif yang dipancarkannya luar biasa, membawa atmosfir bencana. Orang luar yang tidak mengenalnya langsung bisa merasakan hanya dengan melihat sosoknya yang bikin mengkeret.
Si Cruella De Vil sebenarnya orang yang biasa-biasa saja, terlihat sangat kaya, sangat aktif dan berprestasi, punya power yang sangat besar, networking yang sangat luas, merasa bisa mengakses semua pejabat. Padahal tidak seperti yang terlihat, tapi karena kemampuannya diatas tersebut…wow… orang merasa segan & takut tidak menuruti kemauannya. tidak hanya orang-orang kecil, tapi orang-orang “besar itu”.
Bagi Cruella De Vil, outlook sangat penting…. mungkin karena sadar (selain tidak disukai perilakunya / no inner beauty) dia tidak akan dipandang orang, fancy bags, fancy shoes, fancy jewel menjadi keharusan baginya. Walaupun keuangannya agak seret & pas-pasan, walau harus menggadai rumah, perhiasan, tanah…. outlook harus di gas pol!
There’s no true friendship bagi Cruella De Vil, dia akan memanfaatkan secara maksimal teman-teman dan keluarganya, kelihatannya seperti luas pergaulannya tapi kalau dicermati ternyata 1-2 orang saja, itupun karena saling memanfaatkan….. dia akan menjadi sangat ramah hanya kepada orang-orang yang berpengaruh, tentunya juga kaya, kepada yang ‘nobody’ atau orang kecil sombongnya minta ampun… dia tidak akan menyapa orang terlebih dahulu kalau anda bukan siapa-siapa.
Tidak ada kata memaafkan bagi Cruella De Vil, kalau ada orang yang membuatnya tersinggung, akan dimusuhinya bertahun-tahun, bahkan jika orang tersebut telah merendahkan dirinya untuk memohon maaf. Sebaliknya jika ia salah …. oiya ! Cruella De Vil can do no wrong! ia tidak akan pernah salah & merasa salah, baginya mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah aib yang mencabik-cabik harga dirinya. Dia merasa sangat sempurna.
Hidupnya selalu ‘unhappy’ dan stres terus karena apa yang didapatkannya, selalu ia merasa kurang (karena standard hidup yang tinggi), Hari esok adalah mencari harta guna mempertahankan eksistensinya. Hidup juga tidak pernah tenang karena selalu iri dengan orang lain.
Ciri-ciri Cruella De Vil:
Serakah, Sombong, Egois, Suka mengintimidasi, Merasa paling sempurna (tidak pernah punya salah, tidak pernah berkata maaf), Tidak punya empati terhadap orang lain, Senang membuat orang lain menderita, Tidak bisa membuat orang lain bahagia, Materi adalah segalanya, Tiada kata ikhlas dan tulus, semua harus dimanfaatkan
Apakah kita yang umat muslim beragama ini masih memiliki sifat-sifat seperti itu? Suka mengintimidasi saudara-saudara kita sendiri?
Tanyakan pada hati nurani anda masing-masing, sudah baikkah kelakuan kita selama ini? Masih ingatkah peribahasa “Ketika jari telunjuk anda menunjuk orang lain, maka 4 jari yang lainnya menunjuk anda sendiri”
thanks to : http://wandahamidah.blogdetik.com

June 25th, 2009
Meryna
Posted in 


Salam kenal dari Blogger Nganjuk…